TRIK AGAR TERHINDAR DARI RESIKO TERSESAT
![]() |
| Tips Terhindar dari Resiko Tersesat |
Resiko tersesat-Mendaki gunung merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan, selain sebagai olahraga yang menyehatkan, mendaki gunung juga bermanfaat untuk melatih kekuatan fisik, merefreshkan fikiran serta sebagai ajang silaturahim bagi kalangan pendaki gunung yang telah mahir. Meski telah professional dalam pendakian, seorang pendaki pastinya tidak bisa lepas dari resiko tersesat saat mendaki gunung. Hal itu terjadi karena sulitnya medan yang dilalui, kondisi cuaca yang tidak menentu serta sebab-sebab yang lain.
Untuk itu sebelum pendakian selayaknya
anda memperhatikan trik agar terhindar dari resiko tersesat saat mendaki gunung
serta menyiapkan segala sesuatunya dengan cermat dan tepat. Pernah atau sering
mendengar bukan pendaki yang tersesat, hilang, bahkan meninggal di pendakian
bukan. Untuk itu berikut ulasan tentang trik agar terhindar dari resiko
tersesat saat mendaki gunung:
1. Mempersiapkan kebutuhan mendaki secermat dan selengkap
mungkin
Saat mendaki gunung tidak ada toko atau supermarket, sehingga persiapan
seperti: bekal makanan dan minuman serta pakaian saat mendaki sangat
diperlukan. Jangan lupa menyertakan perlengkapan pribadi seperti: jaket,
sandal, daypack, sepatu, masker atau buff, sarung tangan, peta, kompas dll.
Anda bisa menyewa peralatan tersebut di tempat persewaan peralatan pendakian
terdekat atau anda bisa membelinya yang penting peralatan tersebut standar
untuk mendaki. Ini juga untuk mengantisipasi agar terhindar dari resiko
tersesat saat mendaki gunung.
2. Bawalah makanan secukupnya
Kita tahu sendiri bahwa di tempat pendakian tidak ada warung makan apalagi
toserba sehingga kita harus membawa sendiri makanan yang terbuat dari bahan
yang tidak mudah basi, gampang diolah serta yang paling penting adalah praktis.
Bahan makanan tersebut antara lain: biscuit, sayuran kering, sardine, sosis
langsung hap, lontong dll. Sebaiknya anda juga melebihkan sedikit bekal makanan
yang anda bawa agar bertahan 2 hingga 3 hari lebih lama dari waktu yang anda
targetkan saat mendaki. Hal ini untuk berjaga-jaga misal saat resiko tersesat
terjadi.
3. Jangan lupa berdoa
Tidak ada yang bisa menyelamatkan kita saat resiko tersesat atau resiko
yang lebih parah kecuali Alloh SWT, sehingga berdoa sebelum dan selama
pendakian harus anda lakukan agar Alloh Yang Maha Kuasa senantiasa bersama kita
untuk menjaga kita dan rombongan.
4.
Cari informasi tentang alur pendakian
Informasi yang sangat cukup tentang peta, ketersediaan mata air, pos
pendakian, waktu tempuh serta persimpangan jalan akan membuat anda tidak mudah
panic saat hal yang tidak diharapkan terjadi terutama resiko tersesat. Anda
bisa mencarinya lewat artikel yang banyak tersedia di internet.
5. Jangan lupa lapor ke basecamp
Karena dengan melapor ke basecamp nama anda dan rombongan akan
teregistrasi, sehingga pihak terkait bisa memperkirakan jumlah pendaki yang
naik dan turun serta mempermudah koordinasi dengan pihak yang bersangkutan.
Misalnya saat terjadi sesuatu yang tidak diharapkan, seperti resiko tersesat.
6. Utamakan kebersamaan
Baik anda pendaki baru maupun yang sudah berpengalaman jangan sekali-kali
takabur dengan memisahkan diri dari rombongan. Apalagi iseng meninggalkan teman
sendiri salah-salah resiko tersesatpun terjadi. Ingatlah ini di gunung, kalau
tersesat bisa fatal dimana jarang ada tempat bertanya, sinyal seringkali susah
untuk contac teman lain, bagaimana kalau anda atau teman yang anda tinggal
tersesat, tidak bisa bertahan hidup lalu meninggal, fatal bukan akibatnya.
7. Jangan tinggalkan ibadah wajib
Terutama bagi anda yang beragama islam, sholat 5 waktu jangan sampai anda
tinggalkan. Hal ini untuk melindungi anda dari gangguan makhluk ghaib lain yang
bisa saja mengganggu anda dan rombongan. Selain itu dengan berwudhu dan sholat
akan merefresh otak, fikiran, meningkatkan konsentrasi anda supaya lebih fit
saat pendakian.
8. Ikutilah alur pendakian yang telah resmi
Ada banyak jalan untuk mencapai puncak, begitu juga saat turun ada juga
alur yang jalan pintas yang langsung menanjak. Akan tetapi lebih baik anda
mengikuti alur pendakian yang resmi karena merupakan jalur yang utama dilalui
para oendaki, ada banyak petunjuk di jalan, so untuk mengindari resiko tersesat
anda jangan sampai keluar jalur agar jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan
pada anda dan kelompok akan sesegera mungkin diketahui.
9. Jaga perilaku anda sebaik mungkin
Dimanapun posisi anda anda harus menjaga perilaku dari mulai perkataan yang
baik, tidak merusak alam, tidak membuang sampah sembarangan, tidak kencing di
bawah pohon/ sembarangan serta mengucap salam saat anda di tempat baru. Ingat
anda sedang diwilayah orang jadi anda harus sopan, hal ini juga untuk
menghindari resiko tersesat yang disebabkan oleh makhluk penghuni gunung tidak
suka dengan perilaku anda yang tidak sopan.
10. Jangan panik
Saat resiko tersesat benar-benar terjadi, cuaca buruk terjadi, atau
tertinggal rombongan melanda tetaplah berfikiran positif dan jangan panic.
Tetaplah optimis dengan mencari bantuan dengan mencari jalur pendakian yang
telah ditetapkan. Anda juga bisa mencoba menghubungi teman ada yang lain. Berdoalah
insyaalloh Dia akan memberikan jalan keluar terbaik.
Demikian informasi tentang trik agar terhindar dari resiko tersesat saat
mendaki gunung, semoga bermanfaat untuk menghindari atau saat resiko tersesat
terjadi.
Dan jangan lupa untuk selalu Follow dan Like
Instagram : @jelajahiindonesia_
Facebook : JELAJAHI INDONESIA
Dan jangan lupa lagi diSHARE
ya .. Share kalian bermanfaat bagi blog ini :)
Sign up here with your email

ConversionConversion EmoticonEmoticon